WalktheFuzz.Together.

Jam bursa
Aktifkan JavaScript untuk data terkini.
Internasional

GOTO dan CPIN Keluar dari MSCI Standard, Ini Daftarnya

Rebalancing MSCI Agustus 2026: GOTO dan CPIN keluar dari Global Standard, 9 saham lain keluar dari Small Cap. Simak daftar lengkap dan jadwal efektifnya.

MSCI Logo
Morgan Stanley Capital International

⚠️ Perhatian: Artikel ini adalah penulisan ulang dari berita publik “Daftar Saham Masuk & Keluar MSCI Efektif 1 SEPTEMBER 2026” oleh Jazzy Refadebby, Maybank Trade. Untuk analisis detail, baca laporan asli di sini.

Ringkasan

Kalau Anda rajin memantau saham-saham berkapitalisasi besar di BEI, review indeks MSCI adalah salah satu momen yang patut diperhatikan. Pada review kuartalan Agustus 2026, ada perombakan cukup besar untuk saham Indonesia: 11 saham keluar dari indeks MSCI, dan satu saham pindah “kelas” ke MSCI Global Small Cap Index. Semua perubahan ini sudah berlaku sejak 1 September 2026.

Jadwal Rebalancing MSCI

MSCI mengumumkan hasil review kuartalannya pada 13 Agustus 2026. Perubahan berlaku setelah penutupan perdagangan 31 Agustus 2026 dan efektif mulai 1 September 2026.

TahapanTanggal
Pengumuman MSCI13 Agustus 2026
Hari perdagangan penyesuaian31 Agustus 2026
Efektif berlaku1 September 2026
Review MSCI berikutnya11 November 2026 (efektif 1 Desember 2026)

Saham yang Keluar dari MSCI Global Standard Index

Dua saham Indonesia tersingkir dari indeks kelas utama ini:

KodeEmitenKeterangan
GOTOPT GoTo Gojek Tokopedia TbkDikeluarkan dari MSCI Indonesia Investable Market Index dengan alasan likuiditas. Harga sahamnya berada di batas bawah bursa, Rp50, sejak Mei 2026
CPINPT Charoen Pokphand Indonesia TbkTidak dihapus sepenuhnya, tetapi dipindahkan ke MSCI Global Small Cap Index

Di sisi lain, tidak ada saham Indonesia yang masuk ke MSCI Global Standard Index pada review kali ini.

Saham yang Keluar dari MSCI Global Small Cap Index

Sembilan saham lain keluar dari MSCI Global Small Cap Index:

NoKodeEmiten
1ARTOPT Bank Jago Tbk
2BUKAPT Bukalapak.com Tbk
3ESSAPT ESSA Industries Indonesia Tbk
4FILMPT MD Entertainment Tbk
5HEALPT Medikaloka Hermina Tbk
6KPIGPT MNC Tourism Indonesia Tbk
7RATUPT Raharja Energi Cepu Tbk
8SMGRPT Semen Indonesia (Persero) Tbk
9TCPIPT Transcoal Pacific Tbk

Yang Masuk dan Yang Bertahan

Satu-satunya “pendatang baru” adalah CPIN, yang masuk ke MSCI Global Small Cap Index setelah turun dari Global Standard. Untuk MSCI Micro Cap Index, tidak ada perubahan pada saham Indonesia.

Setelah rebalancing, sembilan saham Indonesia masih bertahan di MSCI Global Standard Index: BBCA, BBRI, BMRI, BBNI, TLKM, ASII, BRPT, UNTR, dan BRMS. Di MSCI Global Small Cap Index, jumlah saham Indonesia sekitar 33. Sebagai pembanding, pada 2019 ada 28 saham Indonesia di Global Standard Index.

Status Indonesia di MSCI: Tetap Emerging Market

Sehari sebelum pengumuman rebalancing, yaitu 12 Agustus 2026, MSCI merilis hasil Annual Country Review. Hasilnya, Indonesia tetap berstatus Emerging Market dan tidak diturunkan ke Frontier Market.

Meski begitu, MSCI memberi tenggat perbaikan hingga November 2026. Beberapa area yang diminta ditingkatkan:

  • Likuiditas dan persentase free float saham
  • Transparansi kepemilikan saham
  • Tata kelola perusahaan
  • Kualitas investability pasar secara keseluruhan

Review berikutnya dijadwalkan pada 11 November 2026, dengan tanggal efektif 1 Desember 2026.

Cara Kerja Rebalancing: Tiga Hal yang Perlu Diketahui

1. Seleksinya murni kuantitatif. MSCI menilai kapitalisasi pasar, likuiditas perdagangan, dan persentase free float. Kinerja keuangan atau prospek bisnis emiten tidak masuk dalam penilaian. Contohnya SMGR: keluar dari Small Cap karena harga sahamnya turun sekitar 45% sepanjang 2026, sehingga kapitalisasi pasarnya tak lagi memenuhi ambang batas.

2. Harga bisa bergerak sebelum tanggal efektif. Manajer dana yang mengikuti indeks MSCI wajib menyesuaikan portofolio pada tanggal efektif. Namun pelaku pasar lain umumnya sudah menyiapkan posisi sejak pengumuman, sehingga pergerakan harga bisa terjadi lebih awal.

3. Keluar dari indeks tidak permanen. Saham yang keluar berpeluang masuk lagi pada review berikutnya kalau kriteria kapitalisasi pasar, free float, dan likuiditasnya kembali terpenuhi.

FAQ Singkat

Apa itu indeks MSCI? Penyedia indeks global yang jadi acuan banyak dana investasi internasional. Saham yang masuk indeks MSCI dibeli oleh dana pasif yang melacak indeks tersebut, dan dijual saat saham itu keluar.

Seberapa sering rebalancing MSCI dilakukan? Empat kali setahun: Februari, Mei, Agustus, dan November. Review Mei dan November berstatus semi-annual dengan cakupan evaluasi lebih luas.

Kenapa GOTO dikeluarkan? Menurut MSCI, alasannya likuiditas. Harga GOTO bertahan di batas bawah Rp50 sejak Mei 2026.

Kapan review berikutnya? 11 November 2026, efektif 1 Desember 2026.

Key Takeaways

  • Review MSCI Agustus 2026 efektif 1 September 2026: 11 saham Indonesia keluar dari indeks, satu (CPIN) pindah ke MSCI Global Small Cap
  • GOTO dan CPIN keluar dari Global Standard Index; GOTO dikeluarkan karena likuiditas, CPIN dipindahkan ke Small Cap
  • Sembilan saham keluar dari Small Cap: ARTO, BUKA, ESSA, FILM, HEAL, KPIG, RATU, SMGR, dan TCPI
  • Tersisa 9 saham Indonesia di Global Standard Index (2019: 28 saham): BBCA, BBRI, BMRI, BBNI, TLKM, ASII, BRPT, UNTR, BRMS
  • Indonesia tetap Emerging Market, dengan tenggat perbaikan hingga November 2026 dan review berikutnya pada 11 November 2026

Sumber: Maybank Trade | Penulis: Jazzy Refadebby | Tanggal: 1 September 2026